leher... 360 derajat

beberapa waktu yang lalu
saya sempat berpikir...
kenapa Tuhan tidak menciptakan leher yang dapat berputar 360 derajat
jadi.. kita gak usah susah-susah membalikkan badan jika ingin melihat
apa yang ada dibelakang kita..
lebih simpel kan??
terus.. saya berpikir lagi....
kalo leher kita sebegitu fleksibelnya...
hhmm...
mungkin kita gak perlu orang lain...
kita gak perlu orang lain buat ngebantuin kita
ngeliat apa yang ada di punggung kita...
gak perlu bantuan orang lain untuk meyakinkan kita
bahwa tidak ada yang berbahaya di belakang kita..
tidak butuh orang lain...
tapi Tuhan itu memang Maha..
Dia tahu bahwa kita tidak mungkin hidup sendiri...
Dia tahu bahwa kita masih memerlukan orang lain untuk
menopang kita di saat-saat tertentu..
Dia tahu bahwa kita memerlukan orang lain untuk melihat
apa yang tidak bisa kita lihat dari diri kita sendiri...
Tuhan tahu itu...
makanya Dia tidak memberikan kita
kesombongan untuk merasa hebat..
Dia menciptakan keterbatasan dengan tujuan yang indah..
suatu keindahan dalam kesadaran
bahwa kita masih memerlukan orang lain
di samping kita untuk berjalan beriringan...
di depan kita untuk menuntun kita...
di belakang kita untuk membantu kita melihat 'punggung' kita...
tak ada yang lebih indah.....
jika kita memiliki
orang-orang tersebut...
....... have you??

0 Comments:
Post a Comment
<< Home